Saturday, March 4, 2017

Cara Menanam dan Budidaya Jenis-jenis Tanaman Aquascape


Tanaman air memang banyak jenisnya, bila kita melihat di dalam lautan dan di dalam sungai, ada banyak jenis tanaman air yang bisa kita manfaatkan sebagai tanaman di dalam akuarium. Tanaman Aquascape ini memang harus ada guna memperindah akuarium secara natural. Selain itu untuk membuat siklus ekosistem seimbang dengan ketelitian dan waktu yang panjang.

Maka tidak heran bila hobi Aquascape adalah salah satu hobi yang mahal, bukan karena harga, namun lebih ke waktu yang tersita untuk mengurusinya, menjaganya hingga merawat secara berkala.

Cara Menanam dan Budidaya Jenis-jenis Tanaman Aquascape berdasarkan jenisnya, biasakan membaca hingga akhir dengan dicermati, agar paham dan mudah dipraktekkan. Sebab berdasarkan jenis tanamannya, cara menanmnya juga beda.

•    Stem Plant (tumbuhan Stem)


Tanaman Stem Plant ini biasanya digunakan sebagai berground, berbentuk seperti tanaman bunga dengan daun yang lebat. Kebanyakan tanaman ini bisa terus tumbuh dan paling banyak digunakan sebagai layaout aquascape khususnya beground dari akuarium. Ketika membeli tanaman ini, biasanya penjual hanya memberikan berupa bagian batang dan daun dan tanpa akar. Akan tetapi ada juga penjual yang menjualnya secara utuh.

Meskipun begitu, tanpa akarpun tanaman ini bisa tumbuh dan hidup. Cara menanampun juga bisa hanya dengan batangnya saja, keunggulan lainnya tanaman ini mudah hidup, dan pada batang akan muncul batag baru dan mudah berkembang dengan cepat. Maka saat pertama kali menanam usahakan menyebar pada bagian latar belakang akuarium agar bisa merata sebagai beground. Karena tanaman ini mudah tumbuh, maka trimming atau pemotongan harus dilakukan secara rutin untuk menjaga keindahan beground akuarium.

•    Java Fern Dan Anubias

Tanaman paling mudah hidup ini sangat dicari oleh para pengguna akuascape bergaya lingkungan. Salah satu ciri tanaman ini adalah berdaun lebar dan bergerombol mengeluarkan akar, cara menanamnya juga sangat mudah, yakni dengan menempelkan pada kayu atau bebatuan didalam akuarium, dengan begitu tanaman ini bisa hidup dengan sendirinya.

Agar tanaman ini tidak mangambang saat diletakkan pada batu dan kayu, gunakan kawat atau benang untuk mengikatnya. Hal ini akan membuat tanaman ini bisa menempel di batu maupun kayu, tinggal Anda merwatnya secara berkala dalam mengganti air dan menjaga kadar oksigennya.

•    Umbi (Bulp Plant)

Pada umumnya tanaman umbi plant ini dijual didalam plastik bahkan ada juga dijual dalam pot. Hal itu bermanfaat dalam melindungi struktur pada bagian umbi yang menjadi induk dari tanaman ini. Dalam menanam tanaman umbi plant ini, hal terpenting adalah mencegah kerusakan atau terkelupasnya bagian umbi/akar tanaman.
Cara mudahnya tanpa merusak adalah dengan menggunakan sumtrat yang digali lalu hati-hati dalam mendorongnya masuk kedalam, kunci utama adalah membuat semua sisi umbi-nya aman dan tertanam dengan baik.

•    Lumut (Moss)

 
Moss atau lumut merupakan tanaman yang dasar pada akuarium, hal terindah untuk membuat akuarium terlihat real seperti kehidupan alam nyata.  Cara menanamnya sama dengan anubias, dengan menempelkan dengan kawat pada batu atau kayu, moss terpopuler seperti Cristmass Moss, Java Moss, dan Peacock Moss memang memliki keunggulan tersendiri. Mudah tumbuh dan menyebar dengan cepat, serta memberikan efek indah yang luar biasa dalam akuarium seperti akan bergoyang-goyang ketika terkena arus air dalam akuarium, saat ikan-ikan bermain. Selain menggunakan pengikat, ada metode lainnya yakni dengan menggunakan lem pada moss ke hardscape, dalam metode ini biasanya setelah seminggu akan mucul akar dan bisa mnempel dengan sendiri, saat itulah lem atau pengikat bisa dihilangkan.

Baca juga : Cara Menanam Carpet Seed Aquascape

    Hairgass (rumput)



Selain digunakan didunia nyata, ternyata rumput untuk akuarium  juga ada dan sering digunakan sebagai latar bawah akuarium agar terlihat lebih alami/natural. Penanaman rumput ini sama seperti pada umumnya tanaman rumput darat. Hanya saja dengan ketelitian yang lebih hati-hati, serta penggunaan pinset juga diperlukan. Tanaman rumput ini lebih mudah hidup dan juga mudah menyebar.

Tips : Dalam menanam semua tanaman yang penting sebagai tips adalah, penggunaan lampu yang pas untuk proses fotosintesis, tabung co2, dan pupuk yang sesuai. Perawatan juga menjadi kunci utama untuk membuat tanaman lebih cepat tumbuh.


loading...

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon