Friday, January 27, 2017

Fungsi Co2 untuk Aquascape, PENTING!


Co2 (KarbonDioksida) merupakan salah satu hal yang sangat penting sebagai penyeimbang kehidupan tanaman. Meskipun tanaman untuk Aquascape hidup didalam air, namun tetap saja tanaman tersebut membutuhkan Co2 untuk proses fotosintesis. Nah untuk sahabat Aquascape, berikut beberapa penjelasan mengenai fungsi dari Co2 untuk pertumbuhan tanaman Aquascape, dan juga cara mengetahui kadar Co2 dalam akuarium, simak terus.

Fungsi Co2 dalam Akuarium

Tanaman di dalam akuarium juga sama dengan tanaman di darat dalam menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosisntesis. Dalam hal tersebut, fotosintesis tanaman membutuhkan 3 energy utama dalam mengahasilkan nutrisi untuk dirinya sendiri tumbuh, ketiga energy tersebut antara lain adalah Cahaya, Co2, dan Nutrisi Mikro dan Makro.

•    Cahaya
Cahaya dalam akuarium untuk proses  fotosintesis tanaman dihasilkan dari cahaya lampu yang diberikan dengan pancaran antara 6700k-10000k, jumlah satuan Kelvin tersebut merupakan jumlah yang sama dengan matahari menyentuh bumi, tidak boleh kurang dari 6700k dan tidak boleh lebih dari 10000k.

•    Co2 (Karbondioksida)
Co2 atau Karbondioksida, merupakan hasil dari proses pernafasan kita (manusia)dan hasil dari pembakaran mesin kendaraan (kalau didarat), namun bagaiamana kalau di dalam air? Pasti sedikit aneh bukan, bila didalam air Co2 didapat tanaman dari hasil proses respirasi ikan, akan tetapi hasil respirasi tersebut belum tentu cukup untuk kelangsungan fotosintesis tanaman.

Dan bila sobat ingin mendapatkan tingkat pertumbuhan tanaman aquascape yang lebih subur diperlukan tambahan peralatan Co2 cair. Dalam beberapa penelitian, tanaman aquascape lebih menyukai ekosistem yang memiliki konsentrasi Co2 yang larut, yakni dengan kisaran 10 hingga 15ppm (part per Million). Nilai konstan tersebut merupakan nilai penting untuk tetap dijaga terus, tidak diperbolehkan lebih dari 25ppm dalam kadar air akuarium tersebut, bila lebih dari 30ppm maka akan membahayakan ikan dan inverbrata lain.

Namun disamping itu, kekurangan Co2 juga menjadi salah satu penyebab pelambatan pertumbuhan tanaman, dan daun, batang akan menjadi lebih cepat rontok. Dan jika masih terus berlanjut kadar rendah Co2-nya maka akan menyebabkan tanaman dalam aquascape mati. Kekurangan Co2 juga menyebabkan hal yang lebih berbahaya terutama bila pH dalam air naik dan semakin tinggi akibat daun tanaman rontok yang tidak dibersihkan, itu bisa menyebabkan keracunan ammonia.

Jadi menjaga dan menambahkan kadar Co2 didalam air itu sangat perlu terutama untuk pertumbuhan tanaman. Untuk lebih lanjut lagi bagi Anda yang ingin memasang peralatan Co2 bisa ikuti artikel berikut (Tutorial Setting Tabung Co2 Pada Aquascape)

•    Nutrisi Mikro dan Makro
Nutrisi mikro dan makro juga menjadi salah satu komponen penting untuk terjadinya fotosintesis, nutrisi tersebut didapat tanaman dari limbah yang dihasilkan oleh ikan dan penggunaan pupuk. Dengan berkumpulnya limbah tersebut tanaman akan cukup mendapatkan pasokan nutrisi sehingga bisa membuat tanaman tumbuh dan berkembang.

Tips Mengetahui Kadar Co2

•    Dengan menggunakan alat pengukur
•    Melihat perkembangan tanaman, bila tanaman mengalami kerusakan pada bagian-bagian tertentu itu bisa saja terjadi akibat kekurangan Co2
•    Memperhatikan warna air
•    Dan melihat perkemabangan kesehatan ikan.
•    Sering mengikuti forum pecinta akuarium, dan seringlah mengikuti artikel terupdate kami.

Itulah fungsi dari Co2 dalam Aquascape, lakukan dan buat aquascape sobat menjadi lebih indah lagi.


loading...

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon