Saturday, November 5, 2016

Before The Flood Film Dokumenter Yang Menggambarkan Bumi Ini Sedang Sakit

Tags

Before the Flood
Leonardo Dicaprio yang merupakan duta perdamaian PBB melakukan perjalanan selama 2 tahun ke berbagai tempat untuk mengamati dan mempelajari tentang perubahan iklim yang sedang terjadi di bumi ini.

Banyak fakta yang di dapat di lapangan mulai dari permukaan air laut yang semakin meninggi, hancur dan matinya terumbu karang dan gletser yang semakin lama semakin menghilang karena mencair akibat pemanasan global.

Namun ada segelintir oknum yang membantah dan tidak mempercayai bahwa perubahan iklim dan pemansan global sedang terjadi sekarang ini, mereka adalah para wakil rakyat, senator dan politisi.

Mereka yang tidak mempercayai pemanasan global memang memiliki kepentingan yang dimana sumber kekayaan mereka sebagian besar berasal dari bahan bakar fosil yang mereka tambang.

Dari fakta yang di temukan para pengusaha pertambangan minyak, batu bara dan di bidang usaha yang menyumbang dampak buruk ke alam, mereka menyuap para politisi dan orang yang berpengaruh terhadap masyarakat untuk bersuara lantang bahwa pemanasan global merupakan isu belaka dan yang mempercayai isu tersebut adalah orang yang bodoh.

Namun sekuat apapun mereka melakukan pembelaan alam tidak akan pernah bohong, kekacauan dan bencana yang di sebabkan oleh perubahan iklim akibat pemansan global semakin tahun semakin kelihatan.

Di Greenland Leonardo menemukan fakta bahwa gletser disana sebagian besar sudah mencair bahkan glatser yang sudah mencair sangat luas dan besar, ini sangat extrim jika terus di biarkan bisa-bisa seluruh gletser perlahan tapi pasti akan mencair dan ini sangat mempengaruhi tinggi permukaan air laut.

Di Florida Leonardo menemukan fakta bahwa permukaan air laut naik dan setiap air laut pasang akan membanjiri perumahan penduduk(air rob) dan menimbulkan bencana bagi penduduk sekitar dan ini masalah serius sehingga pemerintang menggelontorkan dana sekitar 400 juta dollar untuk meninggikan permukaan jalan serta membangun pompa di berbagai titik fital dan membangun tanggul namun upaya ini hanya untuk mengurangi dampak selama 40-50 tahun kedepan.

Namun pemerintah Florida mengeluhkan bahwa pemerintah pusat tidak memberi dukungan dana dan malah menganggap apa yang terjadi di florida merupakan hal yang biasa bukan dari dampak perubahan iklim maupun pemanasan global.

Di negara China dia menemukan fakta bahwa di balik perkembangan industri yang begitu pesat dan perekonomian china yang bagus ternyata banyak industri yang mencemari lingkungan dan pemerintah sebagian besar menggunakan pembangkit listrik yang berbahan bakar fosil seperti batubara untuk menyuplai kebutuhan listrik bagi warganya.

Namun sekarang negara China telah berbenah dan dalam proses menuju ke energi yang terbarukan berkat dorongan masyarakat yang semakin sadar akan lingkungan dan dampak yang terjadi akibat perubahan iklim tersebut.

Berbeda hal di Negara India dia menemukan fakta yang mengejutkan negara tersebut memiliki 30% jumlah kepala rumah tangga yang belum teraliri listrik namun menyumbang gas co2 terbesar ke 4 di dunia, dan di sebuah daerah di nagara tersebut jarang sekali datang hujan namun jika hujan datang sekali saja bisa menyebabkan kebanjiran dan para petani mengeluhkan kejadian ini karena lahan pertanian mereka terendam banjir.

Di negara Indonesia dia menemukan fakta bahwa walaupun Indonesia memiliki hutan tropis yang luas dan mendukung untuk mengurangi dampak rumah kaca namun karena keserakahan manusia untuk perluasan lahan sawit dan pertambangan semakin lama luas lahan hutan tropis semakin berkurang drastis dan malah menambah dampak perubahan iklim yang signifikan saat kebakaran hutan terjadi, dampak yang di timbulkan sangat serius mulai dari pencemaran udara dan hilangnya habitat para hewan langka yang semakin hari terlihat menunggu kepunahannya.

Namun belakangan ini para petinggi negara dan masyarakat dunia mulai sadar tentang dampak buruk yang terjadi akibat perubahan iklim akibat pemanasan global, karena setiap individu manusia pasti tidak menginginkan generasi penerusnya tidak bisa menikmati apa yang telah kita nikmati sekarang ini.



loading...

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon