Tuesday, August 30, 2016

Reksadana Tahun Ini Menjadi Peluang Segar untuk Masa Depan


investasi resakdana


Bila Tahun 2015 lalu menjadi tahun yang melemahkan kinerja ISHG, tahun ini malah menjadi kebalikannya. Tahun lalu kinerja ISHG melemah disebabkan oleh beberapa hal, seperti kegaduhan politik Indonesia pada puncaknya, dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang dipaksa untuk bergerak cepat menyebabkan inflasi meningkat  serta kenaikan suku bunga AS.

Hal itu cenderung membuat kinerja ISHG melemah dan menjadi tahun terburuk bagi para investor Reksadana. Namun dengan pemerintahan yang baru dengan kebijakan-kebijakan baru membuat para investor Reksadana tahun ini mengalami peningkatan.

Hal ini disebabkan karena kemungkinan tahun 2016 menjadi awal baru bagi Indonesia dalam meningkatkan ekonomi, melalui proses pertumbuhan ekonomi yang dipercepat sudah mulai tertata dan terencana dengan baik. Dan yang menjadi penyebab kemungkinan reksa dana tahun ini berpeluang segar adalah adanya penurunan suku bunga BI Rate, dan inflasi yang tidak mengalami peningkatan.

Bila Anda ingin berinvestasi reksadana untuk jangka waktu 10-20 tahun, mulailah di tahun ini. Peningkatan akibat pembangunan yang digenjot dikejar dengan target terbaik oleh pemerintah memungkinkan peningkatan ekonomi dalam segala hal yang menyeluruh dan berpengaruh pada nilai investasi.

Keuntungan Reksadana yang Diyakini Tahun Ini Menjadi Peluang Besar Disebabkan Oleh Hal Berikut

1.       Reksadana menjadi Aset Produktif

Asset produktif merupakan aste yang memberikan laba bear untuk masa depan. Sedang melihat peluang yang besar dari reksadana tahun ini membuat peluang itu menjadi lebih besar dengan adanya kebijakan-kebijakan yang menguntungkan pihak investor.

2.       Kemudahan syarat untuk menjadi Investor

OJK atau Otoritas Jasa Keuangan bekerjasama dengan pihak  industry keuangan membuat pasar modal di Indonesia semakin mengalami perkembangan, dengan aturan baru yang diterapkan seperti dalam pengajuan untuk menjadi investor cukup hanya menggunakan KTP dan tanpa NPWP tidak dibutuhkan lagi. Sehingga dengan kemudahan itu banyak masyarakat memilih untuk menjadi investor Reksadana.

3.       Banyaknya Agen Reksadana

Bagi investor yang tinggal di daerah pinggiran sekarang sudah bisa dijangkau dengan agen-agen dari reksadana untuk mencari investor guna mengumpulkan dana dan memeratakan investasi.

4.       Pilihan bervariasi dari Investasi Reksadana

Banyaknya pilihan yang disediakan oleh pemerintah memudahkan investor dalam menanamkan modalnya. Dan saat ini pihak OJK mengeluarkan peraturan dan akhirnya muncul jenis reksadana syariah efek luar negeri. Jenis reksadana baru ini bisa melakukan investasi hingga mencapai 100% pada efek luar negeri.

5.       BI Rate berpotensi Menurun

Tingkat inflasi yang mangalami pelemahann membuat prediksi muncul bahwa suku bungan BI Rate akan menagalami penurunan yang siginifikan. Dampak dari penurunanan suku bunga ini nantinya memberikan dampak yang positif bagi pasar modal Indonesia.

Selain itu peluang bagi investor untuk pindah atau mengalihkan dananya ke onligasi karena penurunan bunga deposito dan hal itu membuat banyak masyarakat mengalihkan dananya ke reksadana maupun obligasi.

Bila Anda ingin menyiapkan dana untuk masa depan, Reksadana saat ini menjadi salah satu modal utama dalam mendobrak hidup guna profitable di masadepan nantinya. Untuk itu segeralah berinvesatasi di Reksadana, dan manfaatkan peluang progam percepatan pertumbuhan ekonomi dari pemerintah yang nantinya memberikan peningkatan laba investasi Anda.

Baca juga Tips Memilih Expert Advisor untuk Profitable yang Konsisten


loading...

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon